Bagian I: Tai Chi dan Pernafasan Lambung Bawah

Published July 14, 2012 by chentaichistyle

Oleh Syaifullah, S.Pd

Ketika bayi keluar dari rahim, hal pertama yang dilakukan adalah nmenarik nafas panjang. Kita bisa bertahan tanpa makan selama berminggu-minggu, kita bisa hidup tanpa air untuk beberapa hari, tapi tak dapat hidup tanpa oksigen beberapa menit saja.

Bernafas adalah fungsi tubuh yang dilakukan dengan disadari dan tanpa disadari. Kita dapat dengan sadar mengubah cara bernafas, bahkan menghentikannya, tapi kita tidak bisa menahan nafas sampai mati lemas, ada mekanisme tubuh yang menghalangi kita melakukan hal tersebut. Pada kasus kecelakaan di mana korban berhenti bernafas, bahaya yang langsung terjadi adalah kerusakan otak. Jadi bernafas dan fungsi otak terikat sangat jelas.

Para ahli Tao kuno menemukan bahwa bernafas  tidak hanya berhubungan dengan otak tetapi dengan kesadaran. Para pelaku meditasi Tao di zaman dulu meninggalkan banyak catatann dalam koleksi yang berjumlah lebih dari seribu jilid, yang dikenal dengan sebagai Kumpulan Kajian Suci Tao. Banyak bagian dari catatan tersebut membahas pentingnya pernafasan dan menyajikan banyak metode pernafasan untuk pengembangan kesehatan dan spiritual. Banyak tulisan mengenai latihan pernafasan ini membuat Tao menjadi salah satu yoga yang paling lengkap.

Jika pernafasan tenag, teratur dan tetap, pikiran mengalami hal yang sama. Sebaliknya jika nafas berat, kasar atau tidak teratur , pikiran terpengaruh oleh berbagai perasaan dan emosi yang bergelombang. Jika Anda melihat orang yang sedang marah, perhatikan pola pernafasannya. Banyak terapi modern menyarankan latihan pernafsan dalam, teratur dan berirama sebagai metode menenangkan pasien yang sedang terganggu emosinya.

Latihan Tai Chi selalu dilakukan berkaitan dengan pernafasan lambung. Pernafasan lambung sering salah dimengerti dengan memasukan udara ke dalam lambung bawah, kenyataanya udara hanya dapat masuk ke dalam paru-paru.

Pernafasan lambung berarti mempertahankan lambung tetap santai sewaktu bernafas. Ketika menarik nafas, diafragma bergerak turun, dan ketika mengeluarkan nafas diafragma naik ke atas. Jika otot lambung bawah tetap santai saat menghirup nafas, maka lambung dapat mengembang, tersedia lebih banyak ruang bagi diafragma untuk bergerak turun, sehingga lebih banyak udara dapat masuk ke dalam paru-paru. Kita bernafas lebih penuh sehingga lebih bertenaga.

Jika lambung terhambat oleh ketegangan otot, diafragma tidak dapat mengembang sepenuhnya. Secara otomatis kita imbangi dengan mengembangkan dada; ini disebut pernafasan dada dangkal. Pernafasan dada kurang bertenaga karena paru-paru tidak dapat mengembang sebesar pernafasan lambung.

Secara fisiologis otot antara rusuk dada dirancang untuk menyediakan hanya 25% dari kekuatan otot yang dibutuhkan untuk mengisi paru-paru. Sisa 75% lainnya adalah pekerjaan diafragma.

Pernafasan lambung bawah membantu mempertahankan garavitasi tetap rendah. Hal ini berkaitan dengan ketenangan dan kesantaian. Pernafasan dada atas dan mempertahankan pusat gravitasi pada posis yang lebih tinggi secara ilmu syaraf berhubungan erat dengan stress, kegelisahan dan tekanan darah tinggi. Salah satu hasil riset terbaru menunjukkan lebih dari 70% pasien tekanan darah tinggi adalah orang-orang dengan pernafasan dada atas. Dalam salah satu studi di Inggris, lebih dari 90% pasien agora-fobia (orang-orang yang takut meninggalkan rumah) berhasil diobati hanya dengan mengajari mereka untuk memindahkan pernafasan ke lambung bawah ketika gejala penyakit menyerangnya. Jika anda melihat orang kecewa, amati apa dia bernafas dengan lambung bawah, atau dadanya naik turun. Keseimbangan emosi dapat dengan mudah dikembalikan dengan penenangan pernafasan lambung pada piker manusia.

Pernafasan lambung bawah juga memperbaiki peredaran darah. Jantung adalah organ utama yang bertanggung jawab memompa darah ke seluruh tubuh. Ketika lambung bergerak bebas naik dan turun saat bernafas, gerakkan ini meningkatkan dan menurunkan tekanan dalam rongga lambung, di mana aorta dan vena cava mengalir. Hal ini menghasilkan gerakkan memompa yang secara efektif mengurangi beban kerja jantung, dengan membantu darah kotor mengalir kembali ke jantung. Dengan demikian lambung bawah berfungsi sebagai jantung kedua.

Sembeli yang disebabkan oleh tegangan lambung sering kali dapat disembuhkan oleh pijatan lembut dari pernafasan lambung.

Pernafsan lambung lebih mudah jika tubuh belajar ulang untuk tetap meluruskan tulang punggung dengan energy Langit dan Bumi. Jika tulang punggung selalu ditekuk ke depan, diafragma tidak dapat bergerak bebas sewaktu bernafas.

Pernafasan lambung bawah adalah cara bernafas yang alami; setiap bayi yang lahir sehat tahu bagaimana melakukannya. Ketika kita semakin tua dan mengalami stress atau trauma kehidupan, kita menjadi keras secara fisik, emosi dan mental. Sedikit demi sedikit, otot-otot lambung dan diafragma mengencang dan kendur pada beberapa tempat, dan kita kehilangan kemampuan bernafas dalam yang kita miliki sejak lahir.

 

Nantikan Bagian II Cara Berlatih Pernafasan Lambung Bawah

//

2 comments on “Bagian I: Tai Chi dan Pernafasan Lambung Bawah

  • Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Join 499 other followers

    %d bloggers like this: